Strategi Pemasaran PPUPIK “Sipodeh” Jahe Merah Instan

  • S. Syamsurizal UNP
Keywords: Sipodeh, Jahe merah, COVID

Abstract

Jahe (Zingiber officinale) merupakan tanaman rempah Indonesia yang banyak digunakan sebagai obat tradisional. Jenis jahe lain yang memiliki khasiat lebih banyak dan rasa pedas yang lebih kuat, yakni jahe merah.  Jahe merah diprediksi mampu menghambat proses infeksi virus SARS-CoV-2 pada sel inang manusia. Jahe merah dapat meningkatkan imunitas tubuh, meningkatkan level IgM serta mengurangi sirkulasi sitokin-sitokin pro inflamasi. Tim pengabdian PPUPIK bekerja sama Unit KWU HMJ Biologi sudah mengembangkan produk “Sipodeh” jahe merah instan dengan baik. Saat ini kami mengembang sistem pemasaran. Beberapa praktik baik yang sudah dilakukan adalah melatih tim PPUPIK memahami konsep dasar pemasaran,  mempelajari strategi pemasaran, membuat pembukuan sederhana. Hasil pelatihan pemasaran produk ini langsung diterapkan pada berbagai kegiatan skala nasional dengan mengikuti bazar ketika POMNAS di UNP. Pada tingkat provinsi tim “SIPODEH” berperan aktif dalam acara Sumbar Malagak yang disponsori pemda Sumatera Barat bersama HIPMI Sumbar. Mengikuti kegiatan skala nasional maupun provinsi berhasil memperkenalkan “Sipodeh” jahe merah instan dengan baik kepada konsumen.

References

[1] Badan Pusat Statistik, Produksi Tanaman Biofarmaka Obat, Jakarta: Badan Pusat Statistik, 2021
[2] Nur, Y., Cahyoutomo, A., Nanda, N. and Fistoro, N., Profil GC-MS Senyawa Metabolit Sekunder dari Jahe Merah (Zingiber officinale) dengan Metode Ekstraksi Etil Asetat, Etanol dan Destilasi, Jurnal Sains dan Kesehatan, Vol.2, No.3: 198-204, 2020
[3] Kaushik, S., Jangra, G., Kundu, V., Yadav, J.P. and Kaushik, S., Anti-viral Activity of Zingiber officinale (Ginger) Ingredients Against the Chikungunya Virus, Virus Disease, 2020 May,5: 1-7, 2020,
[4] Ukeh, D.A., Birkett, M.A., Pickett, J.A., Bowman, A.S. and Mordue, A.J., Repellent Activity of Alligator pepper, Aframomum melegueta, and Ginger, Zingiber officinale, Against The Maize Weevil, Sitophilus zeamais, Phytochemistry, Vol.70, No.6 : 751-758, 2009.
[5] Ahkam, A. H., Hermanto, F.E., Alamsyah A., Aliyyah I.H., and Fatchiyah F., Virtual prediction of antiviral potential of ginger (Zingiber officinale) bioactive compounds against spike and MPro of SARS-CoV2, Journal of Biological Research, Vol. 25, No. 2: 52–57, 2020,
[6] Magzoub, M., Life Style Guideline of Ginger (Zingiber officinale) as Prophylaxis and Treatment for Coronaviruses (SARS-CoV-2) Infection (COVID-19), Saudi Journal of Biomedical Research, Vol 5, No. 6: 125-127, 2020.
[7] Suhirman, S., & Winarti, C, Prospek dan fungsi tanaman obat sebagai imunomodulator, Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik, 2010.
[8] Sumarni, S, Pemberian Jahe (Zingiber Officinale) Dan Gula Merah Sebagai Imunomodulator Terhadap Gambaran Darah Ayam Broiler, Doctoral dissertation, Universitas Andalas, 2017.
[9] Widiatmoko, K. D. Efek Penambahan Serbuk Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) pada Pakan sebagai Imunomodulator Berdasarkan Jumlah Sel Limfosit B Organ Lien yang Mengekspresikan IgA dan IgY di Fase Finisher Ayam Broiler yang Diinfeksi Salmonella enteritidis, Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya, 2020
[10] Devagaran, T, Senyawa Immunomodulator Dari Tanaman, Students e-Journal, 1(1), 40, 2012.
[11] Mandei, J.R, Faktor Penentu Pilihan Petani Terhadap Jenis Usaha Pengolahan Nira Di Desa Ranaan Lama Kecamatan Motoling Kabupaten Minahasa Selatan, ASE Vol.6 No.2, Mei 2010: Hal. 9-16, 2010.
Published
2023-03-31